Denpasar – Mewakili Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB, Kabid Pembinaan Koperasi H. Muksin menghadiri Rapat Koordinasi Regional yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM RI di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Selasa (16/9/2025).
Rapat ini membahas tahap lanjutan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang kini telah terbentuk lebih dari 80.000 unit di seluruh Indonesia. Setelah tahap awal pembentukan, KDKMP memasuki etape II dengan fokus pada operasionalisasi dan pengembangan, meliputi digitalisasi, kemitraan, serta akses pembiayaan.
“Kunci keberhasilan operasionalisasi KDKMP adalah sinergi pusat dan daerah. Peran satgas KDKMP daerah sangat menentukan agar program berjalan efektif di lapangan,”
Selain memastikan koordinasi, rakor juga bertujuan menyamakan pemahaman serta komitmen antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Rakor turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, para kepala dinas koperasi dan OPD terkait dari Provinsi Bali, NTB, NTT, DIY, hingga Papua Barat, serta perwakilan BUMN seperti PT Perkebunan Nusantara III, Kimia Farma, Bio Farma, Indofarma, Aviasi Pariwisata Indonesia, Bank Mandiri, BSI, dan BTN.
Melalui forum ini, diharapkan implementasi KDKMP dapat lebih terarah, adaptif dengan perkembangan digital, serta memberi dampak nyata bagi penguatan ekonomi desa dan pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia.