Hello sahabat Koperasi dan UMKM NTB, mewakili Kadiskop UKM NTB, Kabid Pengawasan Koperasi Irine Silviani menghadiri penyampaian Rilis Berita Resmi Statistik Di Aula Tambora Kantor BPS NTB. (5/5/2025)
Berikut point yang disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi NTB, Dr. Drs. Wahyudin M.M sebagai berikut:
Pertumbuhan Ekonomi Provinsi NTB Triwulan I-2025
Perekonomian Nusa Tenggara Barat berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku Triwulan I-2025 mencapai Rp 43,95 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 26,11 triliun.
Ekonomi Nusa Tenggara Barat triwulan I-2025 terhadap triwulan I-2024 mengalami kontraksi sedalam 1,47 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, kontraksi terdalam terjadi pada Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 30,14 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami kontraksi terdalam sebesar 41,05 persen.
Ekonomi Nusa Tenggara Barat triwulan I-2025 terhadap triwulan sebelumnya mengalami kontraksi sedalam 2,32 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, kontraksi terdalam terjadi pada Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 18,93 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami kontraksi terdalam sebesar 21,99 persen.
Keadaan Ketenagakerjaan Provinsi NTB Februari 2025
Jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Februari 2025 sebanyak 3,19 juta orang, naik 160,28 ribu orang dibanding Februari 2024. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik sebesar 2,53 persen poin dibanding Februari 2024.
Penduduk yang bekerja sebanyak 3,09 juta orang, meningkat sebanyak 157,80 ribu orang dari Februari 2024. Lapangan usaha yang mengalami peningkatan terbesar adalah Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda
Motor sebesar 75,92 ribu orang.
Pada Februari 2025 sebanyak 870,88 ribu orang (28,20 persen) bekerja pada kegiatan formal, naik sebesar 1,49 persen poin dibanding Februari 2024.
Persentase setengah pengangguran pada Februari 2025 naik sebesar 4,23 persen poin, selain itu persentase pekerja paruh waktu juga naik sebesar 1,97 persen poin dibanding Februari 2024.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2025 sebesar 3,22 persen, turun 0,08 persen poin dibandingkan dengan Februari 2024.
Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Provinsi NTB 2024
Indeks Ketimpangan Gender (IKG) NTB 2024 sebesar 0,530, turun 0,120 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Perbaikan di semua dimensi menjadi faktor utama menurunnya Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Provinsi NTB.
Secara spasial, ketimpangan gender mengalami penurunan yang signifikan di sebagian besar kabupaten/kota di Provinsi NTB.
Humas BPS Prov. NTB (https://ntb.bps.go.id/id/pressrelease)