BPS NTB Merilis Data Terbaru Mencakup Lima Indikator Utama di Tahun 2025

Hello sahabat Koperasi dan UMKM NTB, mewakili Kadiskop UKM NTB, Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Pertama Erlin Agusetiawati, SE, hadir di Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka merilis data terbaru mencakup lima indikator utama diantanranya Inflasi dan Nilai Tukar Petani (NTP) Juli 2025 serta Pariwisata, Transportasi dan Ekspor Impor Provinsi NTB Juni 2025. Kelima indikator tersebut memberi gambaran penting mengenai arah perkembangan ekonomi Nusa Tenggara Barat. Jumat, (1/8/2025)

Beberapa informasi yang didapatkan dari rilis tersebut di antaranya:
1. Pada Bulan Juli 2025 terjadi inflasi month to month sebesar 0,30%. 37 Provinsi mengalami inflasi. 1 Provinsi mengalami deflasi. Inflasi tertingi di Provinsi Papua Pengunungan. Deflasi terdalam di Provinsi Papua. Sedangkan Inflasi Provinsi NTB sendiri sebesar 0,17%. Komoditas penyumbang inflasi tertingi adalah beras yaitu 0,07%, disusul oleh bawang merah, ikan tongkol, cabai merah dan tomat. Sedangkan komoditas penyumbang deflasi adalah cumi-cumi, kacang panjang, udang basah, ikan kembung dan angkutan sungai, danau, dan penyebrangan.
2. Nilai Tukar Petani (NTP) NTB pada Juli 2025, mengalami peningkatan sebesar 0,58% dibanding bulan sebelumnya, yang disebabkan oleh peningkatan indeks harga terima dan bayar petani akibat meningkatnya harga komoditi-komoditi yang dibayar petani pada subsektor tanaman pangan dan hortikultura, seperti gabah, cabe rawait, jagung, kentang, beras, tomat sayur dan bawang merah.
3. Bulan Juni 2025, terjadi peningkatan pada indikator perhotelan hal ini terjadi akibat jumlah tamu menginap di hotel berbintang naik sebesar 5,52% , sedangkan jumlah tamu menginap di hotel non berbintang naik sebesar 4,89%. Jumlah tamu menginap Kumulatif hingga bulan Juni 2025 adalah 1.111.262 orang. Lebih banyak wisatawan domestik daripada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Provinsi NTB. Perkembangan jumlah wisatawan domestik yang berkunjung naik 10% dari bulan sebelumnya.
4. Penumpang laut dan udara yang datang pada bulan Juni 2025 mengalami kenaikan 9,19% dari bulan sebelumnya. Selain itu, barang yang dibongkar menurun 6,02% dibandingkan dengan bulan Mei, dengan komoditas utama: semen, batubara, BBM general cargo dan lainnya. Sedangkan barang yang dimuat mengalami peningkatan, yaitu sebesar 15,96%, dengan komoditas utama jagung, asam sulfat, general cargo, bawang merah, dan lainnya.
5. Nilai ekspor NTB bulan Juni sebesar US$ 93.721.747, terbesar di kelompok komunitas tembaga sebesar 94,39%, diikuti oleh ikan dan udang (2,25%) dan gandum-ganduman (1,79%) kemudian daging dan ikan olahan (0,70%). Sedangkan nilai impor NTB bulan Juni sebesar US$ 21.297.069, dengan persentase kelompok komoditas terbesar adalah mesin-mesin / pesawat mekanik (46,35%), karet dan barang dari karet (44,66%), dan mesin / peralatan listrik (3,76%).
6. Neraca perdagangan bulan Juni 2025 mengalami surplus sebesar US$ 72,42 Juta. Neraca perdagangan kumulatif dari Bulan Juni hingga Januari 2025 mengalami surplus US$ 54,82 Juta.

Leave a Comment