MATARAM, KanalNTB.co – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memacu progres pendirian Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan (Kopdes Merah Putih). Hingga Rabu (25/6/2025), proses pembentukan koperasi di 10 kabupaten/kota sudah mencapai lebih dari 90 persen.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Ahmad Masyhuri, menyampaikan bahwa dari 1.166 desa dan kelurahan di NTB, sebagian besar sudah menyelesaikan pembentukan koperasi.
“Hingga pukul 09.00 Wita dari 10 kabupaten/kota di NTB, Kabupaten Dompu sudah merampungkan pendirian mencapai 100 persen. Sedangkan Kabupaten Sumbawa masih di kisaran 51,5 persen. Tapi untuk wilayah lainnya, angkanya sudah di atas 90 persen,” jelas Masyhuri di Mataram.
Target Rampung Sebelum 30 Juni 2025
Masyhuri optimis bahwa pembentukan Kopdes Merah Putih akan selesai tepat waktu, yakni sebelum 30 Juni 2025, sebagai bentuk kesiapan NTB menjelang Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli mendatang.
“Alhamdulillah hingga kini enggak ada kendala apapun karena notaris sifatnya menerima usulan dari pengurus koperasi,” katanya.
“Dan kenapa tanggal 30 Juni harus tuntas, agar saat peluncuran Kopdes Merah Putih secara nasional pada 12 Juli sebagai Hari Koperasi Nasional, Provinsi NTB sudah siap 100 persen,” tambahnya.
Dukung Program Ekonomi Rakyat Gubernur Iqbal-Dinda
Program pendirian Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program strategis di bawah kepemimpinan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda). Targetnya, terbentuk 1.166 koperasi desa dan kelurahan, sesuai jumlah 1.021 desa dan 145 kelurahan yang tersebar di seluruh NTB.
Dampak Ekonomi dan Penyediaan Lapangan Kerja
Selain memperkuat kemandirian ekonomi desa dan kelurahan, Kopdes Merah Putih juga diharapkan mampu mendorong penciptaan lapangan kerja baru serta mendukung pertumbuhan sektor UMKM di akar rumput.
“Maka tugas kami di provinsi, akan terus melakukan monitoring dan membantu kelancaran terbentuknya KMP. Ini saja saya baru dari Lombok Timur untuk melakukan pendampingan, termasuk mempertemukan pengurus koperasi dengan notaris, sehingga proses badan hukum bisa cepat selesai,” jelas Masyhuri.
Peluang Akses Kredit dan Digitalisasi
Dengan terbentuknya Kopdes Merah Putih, koperasi di NTB diharapkan bisa menjadi perpanjangan tangan program strategis nasional, termasuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program digitalisasi koperasi berbasis aplikasi mobile, yang kini tengah dikembangkan Kemenkop UKM bersama BUMN. (https://kanalntb.co/koperasi-merah-putih-ntb-capai-90-persen-target-tuntas-sebelum-30-juni/)