Mataram, Hello sahabat Kopersi dan UMKM NTB! Mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pengawas Koperasi Ahli Pertama Safira Dwi Tyas Putri menghadiri kegiatan Rilis Resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Kamis (2/4/2026).
Dalam rilis tersebut, BPS NTB memaparkan lima indikator utama, yakni inflasi, Nilai Tukar Petani (NTP), pariwisata, transportasi, serta ekspor-impor.
Berdasarkan data yang disampaikan, inflasi month to month (m-to-m) Provinsi NTB pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,81 persen, sementara inflasi year to date (y-to-y) mencapai 4,09 persen. Di sektor pertanian, NTP Maret 2026 sebesar 129,93, atau turun 1,01 persen dibanding Februari 2026.
Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara pada Februari 2026 tercatat sebanyak 5.154 orang, turun 18,26 persen dibanding bulan sebelumnya. Wisatawan terbanyak berasal dari Malaysia, Tiongkok, dan Inggris. Adapun wisatawan nusantara tercatat sebanyak 1.034,9 ribu orang, atau turun 14,54 persen.
Pada sektor transportasi, jumlah penumpang laut dan udara yang datang maupun berangkat pada Februari 2026 juga mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan nilai ekspor NTB pada Februari 2026 mencapai US$ 63.704.666.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman terhadap perkembangan ekonomi daerah sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. (Tim PPID Diskop UKM NTB)
#KoperasiKREN#UMKMNaikKelas#KoperasiModern#UMKMBangkit#KDKMP#KoperasiDesaKelurahanMerahPutih#PLUTNTB#PLUTKUMKM