Tempe Harus Go Internasional

Terkait rencana akan didirikannya Rumah Tempe Indonesia Percontohan di Provinsi Nusa Tenggara Barat oleh Forum Tempe Indonesia (FTI) berkerjasama dengan USSEC Indonesia, FTI mengajak atau mengundang sejumlah instansi terkait lainnya dalam Webinar Stakeholders Workshop yang di gelar hari rabu, tanggal 29 Juli 2020 pukul 09.30 s/d 12.00 wita.

Dalam sambutannya Ketua Forum Tempe Indonesia Prof.Dr.Ir.Made Astawan ,MS mengatakan bahwa FTI ini merupakan suatu lembaga independen yang beranggotakan para akademisi dan masyarakat yang peduli terhadap pengembangan UKM Tempe di Indonesia. Forum FTI ini sengaja dibentuk untuk mempromosikan dan mengembangkan UKM Tempe serta produk turunannya sebagai salah satu warisan budaya bangsa Indonesia yang sangat monumental.
Sambung Astawan, FTI secara aktif mempromosiakan keunggulan nilai gizi dan manfaat kesehatan tempe sebagai salah satu warisan budaya bangsa Indonesia kepada masyarakat luas.

Saat membuka webinar dengan Forum Tempe Indonesia Kadiskop UKM NTB Drs. H. Wirajaya Kuauma,MH mengatakan bahwa Indonesia memiliki berbagai macam makanan yang khas yang menjadi kewajiban kita bersama untuk melestarikan dan mengembangkan nya baik dalam aspek kualitasnya maupun dari aspek pemasarannya
Kata Wirajaya, produk tempe akan menjadi sangat luar biasa jika memang produk tempenya dibuat bervariasi termasuk pengembangan produk turunannya sehingga nantinya potensi produsen tempe di NTB terutama di Lombok akan semakin berkembang.

Hasil pertanian di NTB terutama kedelai sangat perlu didorong dan dikembangkan, supaya jangan hanya mengimport kedelai saja akan tetapi menjadi penyuplai.
“Produk kedelai sebenarnya kami sangat mendorongnya supaya kita jangan hanya bisa mengimpor kedelai saja, kenapa tidak, kita bisa menjadi penyuplai, padahal kami di NTB termasuk penyuplai stok padi nasional. Mungkin ke depan kita bisa mengundang para chef yang terkenal sehingga bisa berkreasi, bagaimana mengkreasikan tempe menjadi satu makanan khas Indonesia yang memang bisa jago dan terkenal di Indonesia bahkan go internasional. Harapan Kita nanti mungkin bisa dibuatkan racikan racikan makanan yang bahan dasarnya dari tempe, ini akan meningkatkan kualitas dan meningkatkan nilai jual yang lebih tinggi dari tempe itu sendiri dan benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat terutama para UKM.” Kata Wirajaya

Mengenai Webinar Tempe Stakeholders Workshop ini, Wirajaya Kusuma menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap kegiatan Ini, dengan harapan bisa memberikan nilai manfaat yang cukup tinggi, bisa berkontribusi bagi pengembangan variasi tempe, dan sangat berharap agar Rumah Tempe Percontohan dapat segera terealisasi. Diskop UKM NTB pun siap mendukung kapanpun, terkait apa saja yang menjadi kebutuhannya, dinas siap memfasilitasi.

Webinar yang berlangsung tadi pagi ini, selain diikuti oleh Kadiskop UKM NTB,Ketua Umum Gapoktindo,Ketua Umum FTI juga diikuti oleh 32 peserta diantaranya Ketua DPRD Prov.NTB Baiq Isvie Rupaida, Ketua Bapeda NTB,Kadis Perkim NTB,Kadispar NTB,Kadis LHK NTB,Kadis PUTR NTB, USSEC (U.S Soybean Export Council ) Indonesia dan beberapa Instansi terkait dan stakeholders lainnya.

#NTBSejahteraDanMandiri
#E-Commerce
#UMKMBersaing

About admin