RAPAT KOORDINASI TEKNIS PERENCANAAN PEMBANGUNAN (RAKORTEKRENBANG) TAHUN 2021

Kepala Dinas Koperasi UKM NTB Drs.H.Wirajaya Kusuma ,MH tadi pagi mengikuti kegiatan zoom meeting Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional . (25/2/2021)

Sesuai dengan Tupoksi Dinas Koperasi  UKM NTB, H.Wirajaya Kusuma memaparkan 2 item yang masuk dalam Program Unggulan  Gubernur NTB yakni UMKM Berdaya Saing dan Koperasi Berprestasi. untuk mewujudkan itu perlu  indicator meningkatnya usaha kecil yang menjadi wirausaha, urusannya adalah Pemerintahan Bidang Koperasi , Usaha Kecil dan Menengah  dan Program Pemberdayaan Usaha Menengah, Usaha Kecil dan Usaha Mikro (UMKM)

Dimana pemberdayaan Usaha Kecil yang dilakukan melalui pendataan, kemitraan, kemudahan perizinan, penguatan kelembagaan dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

Dengan menumbuhkembangkan UMKM untuk  menjadi usaha yang tangguh dan mandiri akan dapat meningkatkan Penciptaan Lapangan Kerja, Pemerataan Pendapatan, Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan.

Untuk pengembangan usaha kata H.Wirajaya Kusuma adalah melalui program pengembangan UMKM yakni pengembangan usaha kecil dengan orientasi peningkatan skala usaha menjadi usaha menengah meliputi Peningkatan Produksi, Pengolahan, Pemasaran, SDM serta Desain dan Teknologi.

Indicator kedua adalah meningkatkannya koperasi yang berkulitas melalui urusan pemerintahan bidang koperasi usaha kecil dan menengah dan program penilain kesehatan KSP/USP Kopetrasi.

Penilain yang dimaksud adalah penilaian kesehatan Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Koperasi yang wilayah keanggotaannya lintas daerah Kabupaten Kota dalam 1 (satu) Provinsi.selain itu penilain permodalan Kualitas Aktiva produktif, Manajemen, Efisiensi, Likuiditas, Jatidiri Koperasi , Pertumbuhan dan Kemandirian Koperasi.

Selain kesehatan koperasi, pemberdayaan dan perlindungan koperasi yang keanggotaannya lintas daerah Kabupaten Kota dalam 1 (satu) daerah Provinsi. Perluasan akses pasar,Akses Pembiyaan , Penataan Manajemen, Standarisasi dan Restrukturisasi Usaha. Semua langkah tersebut akan bermuara pada peningkatan Produktifitas,Nilai Tambah, Penguatan Kelembagaan, Penataan Manajemen,Standarisasi dan Restrukturisasi Usaha.

About admin