RAKOR PERAN PERKOPSYAH DALAM RANGKA PENGEMBANGAN KSPPS / USPPS.

Dinas Koperasi Bidang Fasilitasi Pembiayaan Koperasi Simpan Pinjam (FPSP) tadi pagi menggelar Rapat Koordinasi Peran Perkopsyah Dalam Rangka Pengembangan KSPPS / USPPS Kerasi di NTB. 11 Pebruari 2021.
Rakor yang digelar sehari di UPTD Balatkop UKN NTB ini mengundang para pengurus,pengelola dan pengawas yang berkecimpung di Koperasi Syariah. Hadir juga Kepala Dinas Koperasi UKM NTB Drs.H.Wirajaya Kusuma,MH dan Kabid FPSP Drs.M,Saroji,M.Si
H.Wirajaya saat membuka Rakoor mengatakan koperasi ini tidak akan pernah maju jika pengurus dan anggotanya tidak sungguh-sungguh mau maju dan tidak punya komitmen. Kepada pengurus koperasi khususnya Kopsyah ditekankan agar bisa berfikir keras terutama ditengah-tengah masa pendemi covid-19 ini, apa yang harus dilakukan, supaya bisa mendapatkan peluang dan tantangan ditengah pandemi apalgi sekarang dinas akan terus mengembangkan Kawasan Bebas Riba untuk memerangi praktek riba dan para rentenir atu bank subuh yang berkedok koperasi. , tentunya melalui kreasi, inovasi dan adaptif.
sementara M.Saroji dalam persentasinya menyoroti pengembangan Koperasi Kawasan Bebas Riba dan Sistem Digitalisasi Koperasi Syariah.
Dari data yang ada, 10 Kawasan Bebas Riba yang tersebar di pulau Lombok diantaranya:
1. Kopsyah Baituttamqin NTB Umbe Baru Kec.Kediri Tahun 2017
2. KSPPS Nurhayu Ambara Lombok Timur Tahun 2017
3. Koptan Syariah BMT Bina Usaha Lombok Tengah Tahun 2017
4. KSU Syariah BMT Al Hidayah Umat Sejahtera Lombok Timur Tahun 2018
5. Kopsyah Al Ikhwan Amanah Sejahtera Lombok Timur Tahun 2018
6. Kopontren Al Mutmainnah Lombok Barat Tahun 2018
7. KSPPS Wanita Mulia Amanah Makmur Tahun 2019
8. KSU Karya Terpadu Syariah Tahun 2019
9. KSU Tunas Harapan Syariah Tahun 2019
10. Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama NTB Kelurahan Karang Baru Kecamatan Selaparang Kota Mataram.

About admin