MENCIPTAKAN KOPERASI BERKUALITAS DI PROVINSI SERIBU MASJID

H. MOHAMAD IMRAN, SE.,M.Si Widyaiswara Ahli Madya

H. MOHAMAD IMRAN, SE.,M.Si Widyaiswara Ahli Madya

Mataram, 07 September 2020: Untuk dapat memajukan koperasi di Bumi Seribu Masjid diharapkan kepada masyarakat umumnya dan anggota koperasi khsususnya serta Pembina baik itu di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Barat  untuk  bersama-sama menyatukan persepsi terhadap  peran dan pemahaman yang sama terhadap definisi, tujuan dan makna yang terkandung dalam perkoperasian.

Dalam kita berkoperasi anggota itu  sebagai pemilik sekaligus sebagai pengguna jasa koperasi, oleh sebab itu anggota harus memiliki cita-cita yang sama, tujuan yang sama dan pemahaman yang sama terhadap kaidah-kaidah perkoperasian, oleh karena itu maju mundurnya sebuah koperasi sangat tergantung kepada anggota itu sendiri, sehingga anggota sebagai pemilik dan pengguna jasa mempunyai hak dan kewajiban sebagai berikut :

  1. Anggota Sebagai pemilik mempunyai hak yaitu  sebagai berikut :
  2. Mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU);
  3. Hadir dalam Rapat Anggota;
  4. Hak suara dalam Rapat Anggota;
  5. Dipilih dan memilih sebagai Pengurus dan Pengawas;
  6. Anggota sebagai pemilik mempunyai kewajiban yaitu sebagai berikut :
  7. Bertanggungjawab terhadap keberlangsungan koperasi;
  8. Bertanggungjawab menjaga permodalan koperasi;
  9. Melakukan kontrol terhadap kepatuhan koperasi;
  10. Anggota sebagai pengguna jasa mempunyai hak yaitu sebagai berikut :
  11. Setiap transaksi diperhitungkan dalam Sisa Hasil Usaha (SHU);
  12. Pelayanan prima
  13. Mendapatkan diskon transaksi (jika koperasi mampu)
  14. Anggota sebagai pengguna jasa mempunyai kewajiban yaitu sebagai berikut :
  15. Aktif bertransaksi di koperasi
  16. Mempromosikan produk-produk koperasi

3.Mendorong masyarakat menjadi anggota koperasi

Adapun peran yang harus dilakukan oleh seorang anggota koperasi untuk memajukan koperasi dan mensejahterakan anggota  adalah sebagai berikut:

  1. Anggota harus menabung/menyimpan uang di koperasi;
  2. Anggota harus memanfaatkan fasilitas koperasi;
  3. Anggota harus aktif dalam rapat anggota;
  4. Aktif dalam pengawasan koperasi.

Jadi untuk koperasi menciptakan koperasi berkualitas pemerintah daerah khususnya Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi dan Kabupaten/ Kota se Nusa Tenggara Barat harus memberikan Pendidikan perkoperasian secara berkala dan berkelanjutan kepada masyarakat dan anggota koperasi itu, serta bagi anggota koperasi dalam memilih pengurus dan pengawas koperasi harus mengacu kepada peraturan peundangan-undangan yang berlaku.

Semoga bermanfaat bagi masyarakat kita,

Aaamiin Ya Rabbal Aalamiin. Terima Kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

About admin